Pemisahan Bumi Dari Langit

Ketika bumi diciptakan 4,6 miliar tahun yang lalu, belum ada udara, belum ada atmosfer. Selain itu, permukaan bumi masih dalam bentuk batuan cair yang sangat panas. Sekitar 4 miliar hingga 3,8 miliar tahun yang lalu, bumi ikut mengalami Late Heavy Bombardment (LHB), saat asteroid dan komet dalam jumlah banyak menghantam planet-planet dalam (merkurius, venus, bumi, mars) beserta satelit-satelit mereka.

Penggambaran peristiwa late heavy bombardment. (Wikimedia)
Apa penyebab terjadinya LHB? Teori utama berpendapat bahwa Jupiter dan Saturnus awalnya belum berada di posisi orbit mereka saat ini. Migrasi keduanya ke posisi mereka saat ini "mengacaukan gravitasi", menyebabkan asteroid dan komet masuk ke dalam tata surya bagian dalam, di mana mereka menghujani bumi dan planet dalam lainnya selama jutaan tahun. Selama periode waktu tersebut, bumi dan planet-planet tata surya lainnya mengalami guncangan terus-menerus.

Anas bin Malik (ra) meriwayatkan sebagai berikut:

Nabi Muhammad (Saw) bersabda: “Ketika Allah Swt menciptakan bumi, bumi selalu berguncang. Maka Dia menciptakan gunung-gunung, dan berfirman kepada mereka: 'Menetaplah disitu' maka gunung-gunung mulai menetap di bumi. (Jami`at-Tirmidzi Vol. 5, Book 44, Hadith 3369)

Pengetahuan modern menemukan bahwa pegunungan tertua di Bumi adalah Sabuk Greenstone Barberton di Afrika Selatan, juga dikenal sebagai Pegunungan Makhonjwa. Pegunungan tersebut terbentuk sekitar 3,6 miliar tahun yang lalu. Pegunungan di bumi tidak terbentuk semuanya dalam satu waktu, melainkan bertahap.

Periode Devon menandai dimulainya kolonisasi tanah yang luas oleh tanaman. Dengan tidak adanya herbivora yang tinggal di daratan besar, hutan besar tumbuh dan membentuk lanskap. (Wikimedia)
Setelah beberapa miliar tahun, bumi mengalami apa yang oleh para ilmuwan disebut Peristiwa Oksigenasi Besar, berupa peristiwa munculnya oksigen bebas di atmosfer bumi sekitar 2,4 miliar tahun yang lalu. Oksigen bebas mengoksidasi metana di atmosfer, sehingga terjadi glasiasi Huron, yang merupakan salah satu zaman es terburuk dan terpanjang dalam sejarah. Sekitar 541 juta tahun yang lalu, kadar oksigen sudah mencapai 15% dan menunjukkan perubahan besar hingga mencapai keadaan stabil.

Allah SWT berfirman sebagai berikut:

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? [Surat Al-Anbiya Ayat 30]

Menurut Al-Hasan dan Qatadah bin an-Nu'man (ra), langit dan bumi awalnya menyatu, kemudian dipisahkan oleh udara (atmosfer). Pengetahuan modern mengkonfirmasi bahwa luar angkasa adalah hampa udara. Atmosfer adalah "sekat" yang membedakan sekaligus memisahkan bumi dengan semua benda langit di luar angkasa. Adapun luar angkasa memiliki kerapatan dan tekanan yang sangat rendah, dan merupakan ruang hampa mendekati sempurna.

Pada periode Devon, sekitar 419,2 juta tahun hingga 358,9 juta tahun yang lalu, tanaman pteridophytes mulai menyebar di seluruh tanah kering; membentuk hutan luas yang menutupi benua. Pada pertengahan periode, beberapa kelompok tanaman telah berevolusi dengan membentuk daun dan akar sejati. Pada akhir periode muncul tanaman pembawa biji pertama. Berbagai arthropoda terestrial juga mulai berkembang.

Ikan mencapai keanekaragaman substansial selama periode ini, yang menyebabkan zaman Devon sering dijuluki "Zaman Ikan". Ikan-ikan seperti actinopterygii dan sarcopterygii mulai muncul, sementara placodermi mulai mendominasi hampir setiap lingkungan perairan. Nenek moyang semua vertebrata berkaki empat (tetrapoda) mulai beradaptasi untuk berjalan di darat, karena sirip dada dan sirip perut mereka yang kuat berevolusi menjadi kaki. Di lautan, hiu primitif juga mulai berkembang.

Dunkleosteus, salah satu ikan berkulit keras terbesar yang pernah berkeliaran di planet ini, hidup pada akhir zaman Devon. (Wikimedia)
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan bahwa Ibnu Umar (ra) mengatakan bahwa seseorang datang kepadanya dan menanyainya tentang kapan langit dan bumi disatukan kemudian keduanya dipisahkan. Dia (Ibnu Umar) berkata, "Pergilah ke lelaki tua itu (Syaikh) dan tanyakan padanya, kemudian datang dan katakan padaku apa yang dia katakan kepadamu. '' Maka orang itu pergi menemui Ibnu 'Abbas (ra) dan bertanya kepadanya. Ibn' Abbas berkata:" Ya, langit bergabung bersama dan tidak hujan, dan bumi bergabung bersama dan tidak ada yang tumbuh. Ketika makhluk hidup diciptakan untuk mengisi bumi, hujan muncul dari langit dan tumbuh-tumbuhan muncul dari bumi. ""

Pria itu kembali kepada Ibnu Umar dan memberi tahu dia apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. Ibnu Umar berkata, "Sekarang aku tahu bahwa Ibnu Abbas telah diberi pengetahuan tentang Al-Qur'an. Dia telah mengatakan kebenaran, dan begitulah adanya." Ibnu Umar berkata, "Aku tidak suka sikap berani Ibnu `Abbas dalam Tafsir Al-Qur'annya, tetapi sekarang aku tahu bahwa ia telah diberi pengetahuan tentang Al-Qur'an. '' Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

Wikipedia - Atmosphere of Earth, Devonian, Peristiwa Oksigenasi Besar.

Quranx - Tafsir Ibnu Katsir.

Space - Young Asteroids Got Smacked Around Just As Earth Did.

Sunnah - Jami at-Tirmidhi.