Misteri Mengenai UFO Dan Alien

Definisi UFO (Unidentified Flying Object) menurut wikipedia adalah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentifikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki. Di Indonesia, UFO disebut juga sebagai Benda Terbang Aneh (disingkat BETA) atau sering kali disebut sebagai benda terbang tak dikenal. Istilah lain yang digunakan adalah "Piring Terbang" (bahasa Inggris: flying saucer).

Piring terbang. (Pixabay)
UFO dikenal memiliki kemampuan terbang dengan kecepatan yang luar biasa. Pada bulan april 2016, dua operator radar di Inggris menunjukkan bagaimana UFO melakukan perjalanan 120 mil hanya dalam delapan detik. Itu artinya UFO mampu terbang dengan kecepatan 54.000 mph. Sebagai informasi, pesawat berawak tercepat di dunia adalah X-15 yang bertenaga roket. Pada tanggal 3 Oktober 1967, X-15 mencatat rekor dengan kecepatan terbang 4.520 mph yang tergolong menakjubkan mengingat pesawat lain mencapai kecepatan maksimal di kisaran 2.000 mph.

Penduduk yang menghuni langit

Konsep UFO berkaitan erat dengan alien atau makhluk hidup dari luar angkasa, makhluk hidup yang tidak berasal dari bumi. Tetapi secara khusus, alien adalah makhluk luar angkasa yang cerdas. Al-Qur'an sendiri sebenarnya menjelaskan adanya makhluk cerdas yang tinggal di luar angkasa seperti tertera dalam ayat berikut:

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. [Surat An-Naml Ayat 65]

Penggunaan kata مَنْ atau orang dalam ayat di atas menunjukkan makhluk yang memiliki akal dan pikiran. Sama seperti manusia di Bumi, Makhluk luar angkasa yang cerdas kelak akan dibangkitkan kembali setelah hari kiamat. Mereka adalah makhluk yang memiliki tanggung jawab secara moral. Firman Allah Swt di atas menunjukkan adanya bentuk kehidupan di luar angkasa yang berbeda dengan kehidupan kita.

Dalam ayat yang lain, Terdapat keterangan sebagai berikut:

Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. [Surat Maryam Ayat 93-94]

Dari ayat-ayat ini kita belajar bahwa alien atau makhluk luar angkasa yang cerdas dinyatakan secara eksplisit di dalam Al-Qur’an. Sama seperti kita, Mereka juga akan dihakimi menurut perbuatan yang mereka lakukan selama hidup mereka. Di antara mereka terdapat makhluk luar angkasa cerdas yang beriman kepada Allah Swt. Oleh karena itu, tentu saja, akan ada juga makhluk luar angkasa cerdas yang tidak beriman kepada Allah Swt. Mereka yang beriman kepada Allah Swt akan memperoleh pahala. Sebaliknya, Mereka yang ingkar dan berbuat kerusakan bisa saja dilemparkan ke dalam api neraka seperti dijelaskan dalam Hadist berikut:

Diriwayatkan oleh Abul-Hakam Al-Bajali:

Aku mendengar Abu Sa'id Al-Khudri ra. dan Abu Hurairah ra. meriwayatkan dari Rasulullah (ﷺ) bahwa beliau bersabda: " Jika penghuni langit dan penduduk bumi semua mengambil bagian dalam menumpahkan darah orang-orang mukmin, Maka Allah Swt akan melemparkan mereka (semua) di dalam neraka. " (Jami` at-Tirmidhi Vol. 3, Book 14, Hadith 1398).

Makhluk corporeal atau makhluk metafisik ?

Ajaran Islam pada dasarnya menjelaskan bahwa makhluk ciptaan Allah Swt yang berakal hanya ada tiga: malaikat, jin dan manusia. Penduduk langit sejatinya adalah malaikat atau makhluk metafisik yang memiliki keterkaitan erat dengan malaikat seperti terdapat pada Hadist berikut:

Diriwayatkan oleh Abu Sa'id Al-Khudri ra.

Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Tidak ada Nabi kecuali bahwa ia memiliki dua menteri di antara penduduk langit, dan dua menteri di antara penduduk bumi. Adapun dua menteri-ku dari penduduk langit adalah Jibril dan Mika'il, Sedangkan untuk dua menteri-ku dari penduduk bumi adalah Abu Bakar dan 'Umar. " (Jami at-Tirmidhi Vol. 1, Book 46, Hadith 3680)

Salah satu catatan mengenai UFO berasal dari Viktor Mikhailovich Afanasyev (lahir 31 Desember 1948 di Bryansk, Rusia). Dia adalah seorang kolonel di Angkatan Udara Rusia dan juga kosmonot. Afanasyev menceritakan pengalamannya bertemu dengan UFO selama misi Saljut VI pada tahun 1981. "Saya baru saja melakukan latihan senam, ketika saya melihat di depan saya, melalui jendela kapal, sebuah objek yang tidak dapat saya jelaskan ... Saya melihat objek tersebut dan kemudian sesuatu terjadi. Saya tidak bisa menjelaskan, sesuatu yang tidak mungkin menurut hukum Fisika. Benda itu memiliki bentuk elips, dan terbang bersama kami. "

Makhluk corporeal atau makhluk metafisik? (Pixabay)
Kasus lain mengenai eksistensi UFO dapat kita saksikan pada rekaman yang bertempat dekat Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) NASA pada tahun 2013. Ada dua UFO yang terlihat pada rekaman Live Video tersebut. Fenomena tersebut menarik minat enthusiast UFO untuk melakukan kajian lebih dalam. Salah satunya adalah Scott C Waring, yang menulis di blognya: "UFO ini pasti sangat besar, karena stasiun luar angkasa itu sendiri memiliki panjang 109 meter dan lebar 73 meter. Berdasarkan perbandingan antara stasiun luar angkasa dan jaraknya, kita dapat mengasumsikan bahwa UFO yang lebih kecil sekitar 5-10 meter dan UFO yang lebih besar sekitar 20-25 meter."

Diriwayatkan oleh Abu Sa'id al-Khudri ra.

Usaid bin Hudair mengatakan bahwa suatu malam dia membaca al-Qur'an di dekat kandang kudanya, ketika kuda itu mulai melompat (tanpa sebab yang jelas). Usaid berkata: Aku takut jangan-jangan kuda itu menginjak-injak Yahya (putranya). Aku berdiri di dekat (kuda) dan melihat sesuatu seperti kanopi di atas kepalaku dengan apa yang tampaknya menjadi lampu di dalamnya, naik ke langit sampai menghilang. Aku pergi menghadap Rasulullah (ﷺ) pada hari berikutnya (dan menceritakan kejadian tersebut). Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Mereka adalah malaikat yang mendengarkan bacaanmu. Jika kamu terus melafalkan (al-Qur'an), orang-orang akan melihat mereka di pagi hari dan malaikat tersebut tidak akan menyembunyikan diri dari mereka." (Sahih Muslim Book 4, Hadith 1742)

Kanopi adalah payung pada zaman kuno yang berfungsi melindungi tubuh dari terik matahari. Penemuan dan penggunaan payung sudah ada sebelum masa Rasulullah Saw. Hal ini bisa dibuktikan pada relief yang ada di Niniwe. Relief tersebut menggambarkan Raja Ashurbanipal memakai kanopi yang sekilas menyerupai UFO. Raja Ashurbanipal sendiri memerintah dari tahun 668 sampai 627 SM. Peradaban Mesopotamia termasuk yang pertama menciptakan kanopi walaupun terbatas hanya untuk elit kerajaan.

Penutup

Hadist diatas telah memberi gambaran bahwa UFO pernah terjadi pada masa Rasulullah Saw. Mereka adalah malaikat, makhluk yang tidak memiliki keinginan (free will). Tidak ada satu gerakan yang mereka lakukan, melainkan atas perintah Allah Swt. Dengan demikian, peristiwa yang dialami oleh Usaid bin Hudair menyisakan satu pertanyaan, apakah tindakan malaikat tersebut merupakan perintah dari Allah Swt.

Berdasarkan keterangan dari Hadist dijelaskan bahwa malaikat adalah makhluk yang diciptakan dari cahaya. Namun, muncul perbedaan pendapat apakah ada malaikat yang diciptakan dari zat lain atau tidak. Menurut Tabari, selain malaikat cahaya, ada malaikat yang diciptakan dari zat lain. Para malaikat, terutama mereka yang membawa Singgasana Allah Swt, diciptakan dari unsur-unsur seperti air atau api. Al-Suyuti menyatakan bahwa malaikat berasal dari api atau cahaya. Qazwini dan Ibishi menyatakan bahwa malaikat diciptakan dari cahaya api. Menurut Ibn Abbas, Iblis adalah malaikat yang diciptakan dari api, berbeda dari malaikat lainnya. Hasan al-Basri bahkan berpendapat bahwa malaikat bukan makhluk yang sempurna dalam arti mereka dapat berbuat kesalahan. Wallaahu a’lam bishawaab.