Khasiat Buah Kurma Dari Segi Kesehatan

Kurma disebutkan lebih dari 20 kali dalam Al Qur'an. Dalam tradisi Islam, kurma merupakan makanan pertama yang dikonsumsi untuk berbuka setelah matahari terbenam selama ibadah puasa di bulan Ramadhan. Buah ini menyediakan berbagai macam nutrisi penting, dan merupakan sumber potasium yang sangat baik. Kandungan gula dari kurma matang adalah sekitar 80%; sisanya terdiri dari protein, serat, dan elemen seperti boron, kobalt, tembaga, fluor, magnesium, mangan, selenium, dan seng.

Buah Kurma. (Wikimedia)
Memakan buah kurma dalam 4 minggu terakhir sebelum persalinan secara signifikan mengurangi kebutuhan induksi dan augmentasi persalinan, serta menghasilkan persalinan yang lebih baik. Pengertian induksi persalinan melibatkan penggunaan alat buatan untuk membantu ibu dalam melahirkan bayinya. Begitu persalinan dimulai ada saat-saat dimana proses akan terhambat atau bahkan berhenti. Mempercepat persalinan disebut augmentasi persalinan, yaitu perawatan untuk persalinan yang terhambat.

Allah SWT berfirman sebagai berikut:

Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan". Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. [Surat Maryam Ayat 23-25]

Menurut pendapat Imam Jalaluddin as-Suyuthi, makna menggoyang batang pohon kurma adalah pohon kurma yang telah layu (bijiż’in-nakhlati). Ibnu Katsir mengutip pernyataan Amr bin Maymun mengatakan bahwa tidak ada yang lebih baik bagi wanita yang hendak melahirkan daripada kurma kering dan kurma segar.

Serviks, yang merupakan bagian bawah rahim, terbuka ketika seorang wanita memiliki bayi, melalui proses yang disebut pelebaran serviks (dilatasi serviks). Penelitian menunjukkan bahwa pelebaran serviks memiliki kecenderungan lebih tinggi pada wanita yang mengkonsumsi buah kurma, dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsi. Mengingat buah kurma penuh energi dan nutrisi, dianjurkan bagi wanita hamil untuk membantu pematangan serviks, terutama pada minggu-minggu terakhir kehamilan.

Kurma memiliki beberapa varietas. Di Arab Saudi ada kurma Ajwa, Al Khunaizi, Khalasah, Medjool and Rotab. Adapun yang mendapat tempat penting bagi umat Islam adalah kurma Ajwa.

'A'ishah (ra) meriwayatkan Rasulullah (ﷺ) bersabda:

Kurma 'ajwa' dari 'Aliya' mengandung efek panas dan berfungsi sebagai obat penawar (racun dan penyakit) di pagi hari. (Sahih Muslim, Book 23, Hadith 5083)

Kurma Ajwa kaya akan serat makanan, lipid, mineral, dan protein. Buah ini dikonsumsi tidak hanya untuk tujuan diet tetapi juga digunakan untuk efek obat terhadap berbagai penyakit. Studi fitokimia telah menunjukkan bahwa kurma Ajwa diperkaya dengan fenolik dan flavonoid tertentu, yang memiliki beberapa efek pada kesehatan manusia. Studi praklinis mengungkapkan bahwa kurma Ajwa memiliki aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, anti-mutagenik, hepato-protective, nephroprotective dan anti-kanker yang kuat.

Pohon Kurma. (Wikimedia)
Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah dan Lembah Indus selama ribuan tahun. Ada bukti arkeologis dari penanaman pohon kurma di Arabia timur antara 5530 dan 5320 SM. Pohon kurma diyakini berasal dari Irak, dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno dari Mesopotamia ke Mesir kuno. Bangsa Mesir Kuno menggunakan buah ini untuk membuat anggur kurma, dan memakannya saat panen. Ada bukti arkeologis tentang penanaman pohon kurma di Mehrgarh sekitar 7000 SM, di tempat yang sekarang Pakistan barat.

Bukti penanaman pohon kurma dapat ditemukan di seluruh peradaban Lembah Indus, termasuk periode Harappan antara 2600 hingga 1900 SM. Di Roma Kuno, daun kurma digunakan dalam prosesi untuk melambangkan kemenangan. Pohon kurma adalah tanaman kebun yang populer di taman peristyle Romawi, meskipun tidak akan menghasilkan buah dengan kondisi iklim di Italia. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

PubMed - The effect of late pregnancy consumption of date fruit on labour and delivery.

Quranx - Tafsir Ibnu Katsir & Tafsir al-Jalalain.

ScienceDirect - A review on chemistry and pharmacology of Ajwa date fruit and pit.

Sunnah - Sahih Muslim.

The Journal of Midwifery & Reproductive health - The Effect of Late Pregnancy Consumption of Date Fruit on Cervical Ripening in Nulliparous Women.

Wikipedia - Date palm.