Keutamaan Air Hujan Bagi Tanaman

Intensitas curah hujan di berbagai tempat di bumi tidak sama. Ada yang rendah, ada yang sedang, di tempat lain ada yang tinggi. Anda mungkin memperhatikan betapa hijau tanaman terlihat setelah hujan. Hujan, terutama selama badai petir, memiliki kualitas khusus yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Hujan selama badai petir berpengaruh positif pada tanaman karena petir membantu menambahkan nitrogen ke kebun Anda.

Air hujan memberi efek positif bagi tanaman lebih baik dibanding air keran maupun air tanah. (Giphy)
Kebanyakan tanah umumnya tidak memiliki nutrisi (nitrogen) yang cukup. Tanaman membutuhkan nitrogen karena berbagai alasan, khususnya untuk menghasilkan klorofil (pigmen yang dihasilkan oleh fotosintesis). Kalau tanaman kekurangan nitrogen, mereka mungkin terlihat kekuningan. Kadar nitrogen yang sangat rendah untuk waktu yang lama mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat, rentan penyakit atau mati.

Allah SWT berfirman sebagai berikut:

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. [Surat Al-Baqarah Ayat 22]

Selain kaya nitrogen, air hujan juga mengandung lebih banyak oksigen yang menyerap air. Anda mungkin berpikir tanaman akan mengalami dampak negatif karena tergenang air hujan yang berlebihan. Genangan air ledeng dapat menyebabkan kondisi tanah anaerob dan menyebabkan busuk akar jika Anda menyirami tanaman secara berlebihan. Tetapi air hujan sangat teroksigenasi dan dapat memberikan margin keamanan ketika tanah tergenang setelah hujan deras.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah fakta bahwa air hujan adalah air lunak 100% (soft water). Bebas dari garam, mineral, bahan kimia perawatan, dan obat-obatan yang lazim ditemukan di air kota, air tanah, dan air permukaan. Air hujan, sebaliknya, adalah hidrasi murni.

Selain semua yang sudah disebutkan, penjelasan kenapa air hujan lebih baik untuk pertumbuhan tanaman adalah karena air hujan relatif lebih asam. Air murni atau H2O memiliki tingkat PH 7,0 yang netral. Apa pun yang lebih tinggi dari itu disebut basa, apa pun yang lebih rendah disebut asam. Air hujan, umumnya, memiliki PH sekitar 5,6 sehingga berada di kategori asam. PH 5,5 hingga 6,5 adalah kisaran PH yang tepat untuk berbagai jenis tanaman. Ketika air hujan mencapai tanah, mereka melepaskan micronutrient seperti seng, mangan, tembaga, dan besi yang penting untuk pertumbuhan tanaman.

Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 22 diatas terdapat kata "segala buah-buahan" yang bermakna semua jenis buah di bumi. Tetapi tidak semua jenis buah dapat dapat dimakan, beberapa bahkan beracun dan sangat berbahaya bagi manusia.

Abu Sa'id al-Khudri (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah (ﷺ) berdiri dan berbicara kepada orang-orang demikian:

Wahai manusia, demi Allah, aku tidak memiliki rasa takut terhadap kalian sehubungan dengan hal lain selain apa yang Allah akan berikan kepada kalian dalam bentuk perhiasan dunia. Seseorang berkata: Wahai Utusan Allah, apakah ada kebaikan yang menghasilkan kejahatan? Utusan Allah (ﷺ) tetap diam untuk sementara waktu dan beliau kemudian berkata: Apa yang kamu katakan? Pria itu menjawab: Wahai Utusan Allah, aku berkata: Apakah ada kebaikan yang menghasilkan kejahatan? Utusan Allah (ﷺ) berkata kepadanya: Yang baik tidak menghasilkan melainkan yang baik pula. Tetapi di antara tanaman, yang menghasilkan (buah) pada hujan musim semi, ada beberapa yang membunuh atau hampir membunuh semua kecuali hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan. Barangsiapa yang menerima kekayaan dengan benar, Allah memberikan berkah untuknya. Adapun dia yang mengambil kekayaan tanpa hak, dia seperti orang yang makan dan tidak puas. (Sahih Muslim, Book 5, Hadith 2288)

Contoh "tanaman pembunuh" adalah pohon manchineel. Semua bagian pohon mengandung racun yang kuat. Kalau anda berdiri di bawah pohon saat hujan akan menyebabkan kulit melepuh dari kontak dengan cairan ini (bahkan setetes hujan dengan zat seperti susu di dalamnya akan menyebabkan kulit melepuh). Getahnya juga diketahui merusak cat pada mobil. Membakar pohon dapat menyebabkan cedera mata jika asap mencapai mata. Kontak dengan getah susu (lateks) menghasilkan dermatitis bulosa, keratokonjungtivitis akut, dan kemungkinan cacat epitel kornea yang parah.

Tanaman Manchineel. (Wikimedia)
Buah berpotensi fatal jika dimakan. Konsumsi dapat menimbulkan gastroenteritis parah dengan perdarahan, syok, superinfeksi bakteri, dan gangguan jalan napas karena edema. Ketika dicerna, buah menimbulkan sensasi terbakar, merobek dan sesak tenggorokan. Meskipun tanaman ini beracun bagi banyak burung dan hewan lain, iguana berduri hitam (Ctenosaura similis) dikenal memakan buah dan bahkan hidup di antara anggota badan pohon.

Penjelajah Spanyol Juan Ponce de León meninggal tak lama setelah terluka yang terjadi dalam pertempuran dengan para petarung Calusa di Florida. Ia terkena panah yang telah diracuni dengan getah pohon manchineel. Dampak yang ditimbulkan oleh pohon ini sangat menakutkan, sehingga Guinness Book of World Records menyatakannya sebagai pohon paling berbahaya di bumi. Wallaahu a’lam bishawaab.

Sumber:

Daily News - For plants, rain has benefits that tap water simply can’t deliver.

Native Edge Landscape - Why do plants prefer rainwater?

Sunnah - Sahih Muslim.

The Conversation - I've Always Wondered: is rain better than tap water for plants?

The Mercury News - For plants, rain has benefits that tap water simply can’t deliver.

Wikipedia - Manchineel.