Batuan, termasuk yang ada di pegunungan, memiliki warna yang berbeda karena mengandung mineral. Warna mineral di batu menjadikan batu tersebut menjadi putih, merah, hitam atau warna lainnya. Beberapa batuan hanya terdiri dari satu jenis mineral, tetapi sebagian besar batuan mengandung beberapa jenis mineral yang bergabung bersama. Para ilmuwan memperkirakan ada sebanyak 4.000 jenis mineral berbeda.
Warna pada batuan memiliki keterkaitan secara ilmiah dengan air hujan. Mineral yang menjadikan batuan berwarna putih adalah kalsium. Ketika turun hujan, lebih banyak permukaan batu yang terpapar, sehingga lebih banyak deposit kalsium yang terpapar. Hal tersebut membuat batu-batu itu tampak putih.
Warna merah pada batuan adalah karena adanya besi oksida atau hematit. Mineral besi yang berasal dari air hujan akan menimbulkan karat (rust). Adapun karat terdiri dari besi oksida, molekul yang mengandung tiga atom besi dan empat atom oksigen. Paparan unsur-unsur tersebut menyebabkan batuan berwarna merah. (terkadang oranye dan coklat).
Warna hitam pada batu, misalnya batu kapur, disebabkan oleh hujan asam. Hujan ini terjadi karena reaksi kimia yang dimulai ketika senyawa seperti sulfur dioksida dan nitrogen oksida dilepaskan ke udara. Sulfur dioksida diproduksi secara alami oleh gunung berapi, adapun nitrogen oksida diproduksi secara alami oleh petir. Keduanya bercampur dan bereaksi dengan air, oksigen, dan bahan kimia lainnya untuk membentuk hujan asam. Sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang telah berada dalam air hujan tersebut kemudian bereaksi dengan batu untuk membuatnya larut. Efek yang ditimbulkan adalah menciptakan kerak gypsum yang keras, berwarna hitam di bagian luar, menjadikan batu kapur menjadi lunak dan rapuh di bagian bawah.
Allah SWT berfirman sebagai berikut:
Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. [Surat Fatir ayat 27]
Sebagian besar pegunungan di dunia terdiri dari batuan sedimen dan batuan metamorf yang terbentuk di bawah tekanan tinggi dan suhu yang relatif rendah. Menurut pendapat Ibnu Jarir, garis-garis warna pada pegunungan sebagaimana disebutkan dalam Surat Fatir ayat 27 adalah warna yang baru atau warna yang berbeda dari sebelumnya. Seperti sudah dijelaskan di awal, batuan mengalami perubahan warna akibat reaksi kimia setelah terkena air hujan. Secara ilmiah, hal ini dikenal sebagai hidrolisis, yang merupakan penguraian kimiawi suatu zat bila dikombinasikan dengan air.
Ibnu Abbas (ra) berkata bahwa yang dimaksud dengan garis-garis (Al-Judad) adalah jalur. Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Abu Malik, Al-Hasan, Qatadah (ra) dan As-Suddi. Contoh gunung dengan garis-garis putih dan merah adalah Vinicunca yang terletak di Peru. Vinicunca adalah sebuah gunung dengan ketinggian 5.200 meter di atas permukaan laut. Gunung ini memiliki enam warna meliputi merah muda, putih, merah, hijau, coklat, dan kuning. Menurut penyelidikan Kantor Lansekap Budaya Desentralisasi Kota Cusco, warna-warna pada gunung disebabkan oleh komposisi mineral yang dimiliki. Warna putih terjadi karena silikon dioksida, batu pasir, dan napal, kaya akan kalsium karbonat. Adapun warna merah terdiri dari batu lempung (besi) dan tanah lempung pada era neogen (sekitar 23 juta tahun yang lalu).
Contoh gunung dengan warna hitam pekat adalah Ausangate / Auzangate. Dengan ketinggian 6.384 meter, gunung yang berdekatan dengan Vinicunca ini terletak sekitar 100 kilometer di wilayah Cusco, Peru. Wilayah ini dihuni oleh komunitas penggembala llama dan alpaka, dan merupakan salah satu dari sedikit masyarakat penggembala yang tersisa di dunia. Jalur gunung yang tinggi digunakan oleh para penggembala ini untuk berdagang dengan komunitas pertanian di dataran rendah. Daerah ini memiliki empat fitur geologi utama, salah satunya adalah hutan kapur Cretaceous. Selain itu terdapat formasi batu kapur gelap yang menjulang ke langit biru. Wallaahu a’lam bishawaab.
Sumber:
Jamesrivernews.wordpress.com - What caused all of the James River rocks to turn white?
Hilary Bradt, Kathy Jarvis: Trekking in Peru: 50 Best Walks and Hikes, Bradt Travel Guides, 2014, p342.
King Saud University - Tafsir al-Tabari
National Geographic - Fold mountain.
Quranx - Tafsir Ibnu Katsir.
Red Rock Canyon Las Vegas - GEOLOGY HIGHLIGHTS.
Study - What is Chemical Weathering? - Definition, Process & Examples.
The Guardian - How to stop the limestone rot.
Understandingnano - Iron oxide nanoparticles.
United States Environmental Protection Agency - What causes acid rain?
Wikipedia - Ausangate, belerang dioksida, NOx, Vinicunca.
Wonderopolis - How Do Rocks Get Their Colors?
![]() |
| Gunung Vinicunca. (Pexels) |
Warna merah pada batuan adalah karena adanya besi oksida atau hematit. Mineral besi yang berasal dari air hujan akan menimbulkan karat (rust). Adapun karat terdiri dari besi oksida, molekul yang mengandung tiga atom besi dan empat atom oksigen. Paparan unsur-unsur tersebut menyebabkan batuan berwarna merah. (terkadang oranye dan coklat).
Warna hitam pada batu, misalnya batu kapur, disebabkan oleh hujan asam. Hujan ini terjadi karena reaksi kimia yang dimulai ketika senyawa seperti sulfur dioksida dan nitrogen oksida dilepaskan ke udara. Sulfur dioksida diproduksi secara alami oleh gunung berapi, adapun nitrogen oksida diproduksi secara alami oleh petir. Keduanya bercampur dan bereaksi dengan air, oksigen, dan bahan kimia lainnya untuk membentuk hujan asam. Sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang telah berada dalam air hujan tersebut kemudian bereaksi dengan batu untuk membuatnya larut. Efek yang ditimbulkan adalah menciptakan kerak gypsum yang keras, berwarna hitam di bagian luar, menjadikan batu kapur menjadi lunak dan rapuh di bagian bawah.
Allah SWT berfirman sebagai berikut:
Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat. [Surat Fatir ayat 27]
Sebagian besar pegunungan di dunia terdiri dari batuan sedimen dan batuan metamorf yang terbentuk di bawah tekanan tinggi dan suhu yang relatif rendah. Menurut pendapat Ibnu Jarir, garis-garis warna pada pegunungan sebagaimana disebutkan dalam Surat Fatir ayat 27 adalah warna yang baru atau warna yang berbeda dari sebelumnya. Seperti sudah dijelaskan di awal, batuan mengalami perubahan warna akibat reaksi kimia setelah terkena air hujan. Secara ilmiah, hal ini dikenal sebagai hidrolisis, yang merupakan penguraian kimiawi suatu zat bila dikombinasikan dengan air.
![]() |
| Gunung Ausangate. (Pixabay) |
Contoh gunung dengan warna hitam pekat adalah Ausangate / Auzangate. Dengan ketinggian 6.384 meter, gunung yang berdekatan dengan Vinicunca ini terletak sekitar 100 kilometer di wilayah Cusco, Peru. Wilayah ini dihuni oleh komunitas penggembala llama dan alpaka, dan merupakan salah satu dari sedikit masyarakat penggembala yang tersisa di dunia. Jalur gunung yang tinggi digunakan oleh para penggembala ini untuk berdagang dengan komunitas pertanian di dataran rendah. Daerah ini memiliki empat fitur geologi utama, salah satunya adalah hutan kapur Cretaceous. Selain itu terdapat formasi batu kapur gelap yang menjulang ke langit biru. Wallaahu a’lam bishawaab.
Sumber:
Jamesrivernews.wordpress.com - What caused all of the James River rocks to turn white?
Hilary Bradt, Kathy Jarvis: Trekking in Peru: 50 Best Walks and Hikes, Bradt Travel Guides, 2014, p342.
King Saud University - Tafsir al-Tabari
National Geographic - Fold mountain.
Quranx - Tafsir Ibnu Katsir.
Red Rock Canyon Las Vegas - GEOLOGY HIGHLIGHTS.
Study - What is Chemical Weathering? - Definition, Process & Examples.
The Guardian - How to stop the limestone rot.
Understandingnano - Iron oxide nanoparticles.
United States Environmental Protection Agency - What causes acid rain?
Wikipedia - Ausangate, belerang dioksida, NOx, Vinicunca.
Wonderopolis - How Do Rocks Get Their Colors?

